Nama : Rido Amalgrah,S.Pd.
Mata Pelajaran : SBDK
Kelas : X, 6,7 dan 8
Pertemuan : 9 ( semster 2)
CP :
Peserta didik mampu, menginterprentasi, mengaitkan , membandingkan makna dan simbol tari tradisi sebagai pengetahuan dasar untuk merancang dan memposisiakan karya tari tradisi secara individu ataupun kelompok.
Tujuna Pembelajaran :
Siswa dapat memahami konsep dasar dari berbagai bentuk tari yang ada.
Siswa dapat mengidentifikasi perbedaan dan persamaan antara berbagai bentuk tari.
Siswa dapat mengembangkan ide untuk menciptakan karya tari baru yang terinspirasi dari bentuk tari lain.
Materi :
Pengantar tentang seni tari dan berbagai bentuknya seperti tari tradisional, tari kontemporer, dan tari modern.
Diskusi tentang elemen-elemen tari: gerak, ruang, waktu, dan tenaga.
Contoh video dari berbagai bentuk tari untuk memberikan gambaran yang jelas.
Metode :
Ceramah: Guru memberikan penjelasan mengenai konsep dasar tari dan berbagai bentuknya.
Diskusi Kelas: Siswa diajak berdiskusi mengenai elemen-elemen tari dan bagaimana elemen tersebut diintegrasikan dalam berbagai bentuk tari.
Observasi Video: Siswa menonton video tari dan diminta untuk mengamati elemen-elemen tari yang digunakan.
Strategi : Strategi Pembelajaran melalui pengalaman
Catatan Pengamatan: Siswa membuat catatan dari video yang telah ditonton, mencatat elemen-elemen tari yang mereka amati.
Kelompok Diskusi: Siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk membahas hasil pengamatan mereka.
Presentasi Kelompok: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka kepada kelas.
Materi :
asallamualaikum.wr.wb
Selamat pagi anak-anak Soleh dan Soleha pada kesempatan hari ini di kelas pertama di awal semster ini kita masuk pada judul subab baru yakni ,
Tahapan Pembuatan Seni Tari
Pembuatan seni tari merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan kreativitas serta pemikiran kritis. Berikut adalah tahapan-tahapan dalam pembuatan seni tari yang dapat membantu para penari dan koreografer menciptakan karya yang bermakna dan menarik.
1. Eksplorasi
Tahap eksplorasi adalah langkah awal dalam pembuatan seni tari. Dalam tahap ini, penari dan koreografer mengeksplorasi berbagai gerakan dan inspirasi. Tujuannya adalah untuk mencari ide-ide baru dan mengembangkan konsep dasar dari tari yang akan dibuat. Pada tahap ini, beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
- Mengamati gerakan-gerakan dari lingkungan sekitar.
- Mendengarkan berbagai jenis musik untuk menemukan ritme atau tema yang sesuai.
- Melakukan riset tentang budaya atau cerita yang ingin diangkat dalam tarian.
- Menggali emosi dan pengalaman pribadi yang dapat diungkapkan melalui gerakan tari.
2. Improvisasi
Improvisasi adalah tahap di mana penari mulai menciptakan gerakan spontan berdasarkan hasil eksplorasi sebelumnya. Proses ini memungkinkan penari untuk mengekspresikan diri tanpa batasan dan menemukan gerakan yang paling alami dan sesuai dengan tema tari. Pada tahap improvisasi, beberapa aktivitas yang dapat dilakukan meliputi:
- Menari dengan bebas mengikuti musik yang telah dipilih.
- Merekam gerakan spontan untuk referensi lebih lanjut.
- Menggunakan alat bantu seperti properti atau kostum yang dapat menambah dimensi baru pada tari.
- Berkolaborasi dengan penari lain untuk menciptakan gerakan yang lebih dinamis.
3. Evaluasi
Setelah melalui tahap improvisasi, langkah selanjutnya adalah evaluasi. Dalam tahap ini, penari dan koreografer meninjau kembali gerakan-gerakan yang telah dihasilkan dan memilih mana yang paling efektif dalam menyampaikan pesan atau cerita tari. Proses evaluasi melibatkan:
- Menilai kesesuaian gerakan dengan tema dan musik.
- Mengidentifikasi bagian yang perlu disempurnakan atau disederhanakan.
- Mendiskusikan dengan sesama penari atau mentor untuk mendapatkan umpan balik.
- Mencatat gerakan yang ingin dipertahankan untuk tahap berikutnya.
4. Pembentukan (Forming)
Tahap pembentukan adalah saat di mana semua elemen tari digabungkan menjadi satu kesatuan yang harmonis. Dalam tahap ini, penari mulai memperhalus dan menyempurnakan gerakan-gerakan yang telah dipilih. Proses pembentukan meliputi:
- Menyusun rangkaian gerakan menjadi koreografi yang lengkap.
- Memastikan transisi antar gerakan berjalan lancar.
- Mengulang dan memperkuat gerakan untuk memastikan keselarasannya dengan musik.
- Mempersiapkan aspek teknis seperti pencahayaan dan tata panggung.
Dengan mengikuti tahapan-tahapan ini, para penari dan koreografer dapat menciptakan seni tari yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga kaya akan makna. Setiap tahap memberikan kontribusi penting dalam menghasilkan karya yang utuh dan memuaskan.
ada pun hal-hal yang perlu yang ditata guna mendukung tema pertunjukan dan kesuksean pertunjukan. hal-hal tersebut ialah :
- merias penari sesuai watak yang dibawakan, sehingga membantu memperjelas watak yang
- memberikan kostum yang sesuai dengan tema guna memperjelas krakter yang diperankan penari serta
- menata tempat pementasan sesuai tema tari yang akan di tampilkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar